Catatan Kecil Kehidupan Pribadi Sehari-hari Seorang Suami, Ayah, dan ASN

Disclaimer

Blog ini merupakan pindahan dari blog www.abangdhani.net, jadi apabila ada embel-embel atau kalimat yang berhubungan dengan URL/alamat tersebut maka itu merupakan postingan lama yang tidak di-edit

Arsip Blog

Tampilkan postingan dengan label CIMH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CIMH. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 September 2015

Husna Belajar Bahasa Dayak


Kemaren sore sambil makan bakso iseng ngajak ngobrol anak pake bahasa Dayak. Anakku Husna yang cuma mengerti bahasa Banjar dan sedikit bahasa Indonesia akhirnya menterjemahkan beberapa kata bahasa Dayak dengan bahasa Banjar/Indonesia.

Berikut obrolannya:
Aku (A): "nak jadi mandui lah?" -nak sudah mandi?-
Husna (H): "jadi ai" -iya jadi-
A: "ikau kuman narai?" -kamu makan apa?-
H: (diem ga nyahut) -???-
A: "tau dia kuman jituh?" -bisa ga makan ini?-
H: "tahu ai" -iya tau-
A: "mangat kah pangina?" -enak ya makanannya?-
H: (diem lagi ga nyahut) -???-
dan tiba-tiba Husna berdiri mau pergi.
A: "handak kakueh nak? jadi besuh kah?" mau kemana nak? udah kenyang ya?-
H: "kada! jadi pramugari aja" -ga! jadi pramugari aja-
A: *ketawa ngakak*

Minggu, 30 Agustus 2015

Lagu Permainan Waktu Kecil


Titik Sandora bajalan di jembatan
Pipinya licin dicium lalakian
Bulik ka rumah bapadah sakit pinggang
Diurut bidan kaluar anak ayam
Ayamnya lapas pak Amat jual kipas
Kipasnya hancur pak Amat jual kancur
Kancurnya basi pak Amat jual nasi
Nasinya enak pak Amat jual anak
Anaknya hilang pak Amat jual galang
Galangnya lumbus pak Amat jual gabus
Gabusnya nyaring pak Amat jual paring
Paringanya panjang pak Amat tatilanj*ng di higa ranjang

Selasa, 06 Agustus 2013

Indahnya Kebersamaan


Terkisahlah sepasang suami istri yang sudah lama pensiun dari suatu perusahaan.

Suatu hari mereka ingin bernostalgia di kantor dimana dulu mereka bekerja. Berangkat lah mereka berdua ke kantornya dan bertemu dengan beberapa senior yang masih mengenal mereka.

Saat makan siang tiba. Sepasang suami istri ini pun berniat makan siang di kantin kantor. Mereka berdua hanya memesan 1 piring nasi berikut lauknya. Makanlah sang istri dengan lahapnya. Sang suami hanya menatap istrinya yang sedang makan

Salah seorang senior pun mmperhatikan sepasang sejoli ini dan tidak tega. Dia pun menawarkan untuk menambah menu makanandan membayar semua makanan yang dimakan si pensiunan tadi. Namun apa, si suami pensiunan tadi tidak mau.

Dengan bingungnya si senior bertanya, "bapak kenapa ga makan?". Dengan kalemnya si suami menjawab, "saya sedang menunggu gigi palsu buat makan. Sekarng gigi itu sedang dipakai istri saya".