Catatan Kecil Kehidupan Pribadi Sehari-hari Seorang Suami, Ayah, dan ASN

Disclaimer

Blog ini merupakan pindahan dari blog www.abangdhani.net, jadi apabila ada embel-embel atau kalimat yang berhubungan dengan URL/alamat tersebut maka itu merupakan postingan lama yang tidak di-edit

Arsip Blog

Tampilkan postingan dengan label MyDaily. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MyDaily. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 September 2016

Tentang Pekerjaanku (Sedikit Curhat)


Sumber gambar dari internet

Berawal dari iseng ikut test CPNS yang kebetulan ada penempatan di daerah yang tidak jauh dari rumah, itulah awal dari sebuah pekerjaan yang harus aku jalani dengan benar-benar serius.

Pasca ujian CPNS yang hasilnya adalah aku diterima di salah satu instansi vertikal, aku mulai masuk dunia kerja yang tidak sedikit yang mengidam-idamkan namun juga tidak sedikit yang mencaci maki karena digaji namun "tidak bekerja". Apapun pendapat orang, faktanya aku diterima pada pekerjaan ini.

Awal masuk kerja, aku ditugaskan menjadi staf Tata Usaha dengan pekerjaan mengetik surat menyurat, mengetik laporan, mengagenda surat masuk dan surat keluar dan beberapa pekerjaan lainnya.

Tidak butuh waktu lama, aku dipercaya sebagai operator aplikasi penganggaran. Namanya aja sih operator tapi pekerjaannya banyak banget. Mulai dari menyusun apa saja kegiatan yang akan dilakukan tahun mendatang berikut jumlah biaya yang diperlukan hingga membuat TOR (Term Of Reference) dan RAB (Rencana Anggaran Biaya) terhadap kegiatan-kegiatan tersebut. Oh ya dengan menjadi operator aplikasi pengganggaran ini tidak berarti pekerjaan sebelumnya aku lepaskan. Tetap saja aku yang mengerjakan. Aplikasi penganggaran juga ternyata tidak hanya sampai di ketok palu untuk besar anggaran tapi juga berjalan sepanjang tahun jika ada proses revisi anggaran baik itu pergeseran ataupun pengurangan anggaran yang biasa kami sebut efisiensi.

Selain operator aplikasi pengganggaran aku juga dipercaya sebagai operator aplikasi SPM. Sebuah aplikasi yang output-nya adalah SPM (Surat Perintah Membayar) yang akan diajukan ke KPPN untuk pencairan dana. Dan ternyata bukan hanya sebagai operator tapi juga mengurusi urusan keuangan jika terjadi permasalahan baik itu permasalahan aplikasi atau alur yang harus dilalui dalam proses pencairan dana

Kepindahan kantor ke ibukota propinsi ditambah dengan semakin banyaknya tenaga honorer di TU berakibat adanya pergeseran beberapa tugasku. Selain operator aplikasi penganggaran dan aplikasi SPM, aku juga ditugasi untuk mengurus segala hal yang berbau jaringan LAN dan internet.

Ide-ide lama untuk membangun sebuah media informasi kantor akhirnya bisa terwujud secara pelan-pelan dan jadilah sebuah webblog kantor yang aku admini juga

Beberapa bulan yang lalu aku dipercaya sebagai "juru bayar" yang otomatis aku harus melepaskan posisi sebagai operator aplikasi SPM dikarenakan honor tambahannya tidak boleh dobel. Alhasil bulan-bulan awal aku mengalami kesulitan yang cukup berarti dimana aku harus belajar urusan bayar membayar ini dan juga aku harus ngajari operator SPM penggantiku. Alhamdulillah pelan-pelan belajar dan proses transfer ilmu.

Saat diminta untuk menjadi "juru bayar", aku sebenarnya juga ingin melepas posisi sebagai operator aplikasi penganggaran. Beberapa kali aku mengutarakan niat kepada pimpinan namun tampaknya pimpinan masih belum bisa mempercayakan kepada orang lain.

Jadi kalo secara singkat, pekerjaan yang saya lakukan sekarang adalah sebagai "juru bayar" dengan berbagai prosedurnya, operator aplikasi pengganggaran yang kini sudah banyak dibantu teman-teman dari seksi lain untuk prosesnya dan segala hal terkait revisi anggaran serta sebagai admin webblog kantor.

Jika terjadi pekerjaan bareng pada tugas-tugasku maka aku akan membuat skala prioritas terhadap pekerjaan yang harusnya dilakukan. Sebagai contoh beberapa waktu lalu ada beberapa artikel yang harus di-upload namun harus tertunda beberapa hari dikarenakan pekerjaan lain yang menjadi prioritas.

Jadi jika ada teman-teman di kantor yang mungkin terjadi keterlambatan baik itu urusan pembayaran kegiatan atau upload artikel di webblog akhir-akhir ini aku mohon maaf karena dalam sebulan terakhir kami berkonsentrasi untuk melakukan exercise anggaran yang disebabkan adanya efisiensi anggaran tahap 2 dengan nilan efisiensi yang besarnya fantastis

Senin, 18 Juli 2016

Kami Yakin Vaksinmu Asli Nak!


Disclaimer, harap baca paragraf pertama ini dengan seksama sebelum lanjut ke paragraf berikutnya: Tulisan ini merupakan tulisan berdasarkan pengalaman pribadi. Memang ada yang berupa opini dan itu bisa saja salah. Tulisan ini juga tidak menuduh bahwa vaksinasi yang dilakukan diluar puskesmas atau posyandu pemerintah dilakukan dengan vaksin palsu

Beberapa waktu yang lalu heboh ada kasus vaksin palsu yang telah diberikan pada bayi serta balita selama beberapa tahun. Sekarang pun kasusnya masih bergulir dan telah diketahui penggunaan vaksin palsu tersebut di beberapa Rumah Sakit Swasta.

Anakku Husna yang lahir tahun 2012 juga merupakan anak yang ikut program vaksinasi yang disarankan pemerintah. Dari catatan vaksinasinya juga bisa dibilang cukup lengkap. Semua vaksinasi dilakukan di puskesmas atau posyando dan gratis.

Namun apakah vaksinnya asli? Wallahu 'alam tapi kalo menurut kami sih asli. Kenapa? Karena eh karena vaksinasi dilakukan di posyandu dan puskesmas yang merupakan program pemerintah jadi gratis. Logika kami, kalo vaksin gratis artinya pengadaan vaksin dilakukan oleh pemerintah (dalam hal ini Kemenkes) dan tentunya telah melalui proses pengadaan dengan penyedia terpercaya.

Beberapa teman yang bekerja di dunia ke-farmasi-an di Dinkes juga menyatakan bahwa jika vaksin tersebut merupakan pengadaan pemerintah maka dijamin asli. Ini yang bikin kami tenang

Dari hasil mengikuti perkembangan berita vaksin palsu di media internet dan media berita konvensional, disinyalir vaksin palsu tidak berbahaya bagi tubuh namun juga tidak akan memiliki efek apa-apa terhadap tubuh yang divaksin.

Kamis, 10 Maret 2016

GMT - Indah, Eksotis, Berilmu Pengetahuan, dan Religius


9 Maret 2016, Indonesia menjadi saksi sejarah Gerhana Matahari Total (GMT) yang pernah terjadi pada 33 tahun yang lalu. Namun dari beberapa referensi yang aku baca, ternyata kejadian GMT sekarang jauh lebih semarak daripada 33 tahun silam.

Seperti kita tau bahwa Palangka Raya menjadi salah satu kota yang dilintasi GMT sehingga pemerintah setempat membuat semacam festival atau perayaan termasuk menyelenggarakan Shalat Kusuf (Shalat Gerhana Matahari). Sebagai kejadian sangat langka akupun tak mau melewatkan shalat gerhana yang mungkin akan sangat lama lagi akan diadakan.

Setelah Shalat Gerhana Matahari di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, aku coba melihat ke arah matahari namun agak sedikit mengecewakan karena menjelang dan (kata teman-teman) saat GMT ada awan mendung yang menutupi matahari sehingga tidak dapat terlihat. Pun dari jendela lantai 2 Masjid Darussalam Palangka Raya agak sulit menyaksikan GMT dengan mata langsung. Memang pada hari tersebut hujan telah mengguyur Palangka Raya sejak sebelum Azan Subuh hingga hampir pukul 06.00 wib

Matahari tertutup awan mendung menjelang GMT
Untungnya teknologi sudah sangat canggih. Dengan teknologi akhirnya kami para jamaah shalat gerhana dapat menyaksikan proses dari mulai gerhana, GMT, hingga berakhirnya GMT. Jadi ada bantuan alat yang digunakan dan diproyeksikan ke proyektor sehingga gerhana bisa terlihat sangat jelas

Detik-detik menjelang GMT

Saat GMT terjadi. Riuh teriakan Takbir dari para jamaah

Bulan mulai bergerak mengakhiri GMT
Dari proses mulai gerhana hingga GMT, tidak henti-hentinya takbir dan shalawat dikumandangkan sebagai bukti betapa kecilnya manusia dihadapan Sang Pencipta. Hati siapa yang tak bergetar saat kejadian yang super langka yang katanya akan terjadi 350 tahun lagi di tempat yang sama ini terjadi.

Setelah GMT berakhir, jamaah masjid mulai keluar masjid untuk berusaha melihat langsung ke matahari. Pada saat ini gerhana matahari masih terjadi meskipun sebagian. Tentunya melihat ke matahari menggunakan pengaman mata seperti kacamata khusus yang dibuat memang untuk melihat ke arah matahari

Jamaah di halaman masjid
***
Gerhana matahari terjadi karena posisi bulan berada di antara matahari dan bulan sehingga cahaya dari matahari menuju bumi akan terhalang bulan. Akibatnya bayangan bulan akan terproyeksikan ke bumi sehingga menyebabkan gelap pada titik proyeksi tersebut.

Selain gerhana matahari, juga ada gerhana bulan yaitu saat posisi bulan tertutup oleh bayangan bumi sebab bumi berada di antara matahari dan bulan.

Pada zaman Rasulullah pernah juga terjadi gerhana matahari. Karena disebabkan ilmu pengetahuan saat itu belum bisa menjelaskan fenomena gerhana sehingga pada waktuitu Rasulullah SAW ketakutan, beliau khawatir akan terjadi apa-apa di bumi kemudian beliau shalat dengan membaca bacaan agak panjang, ruku' agak lama, dan sujud pun agak lama. Inilah yang akhirnya bagi umat Muslim disunahkan menyelenggarakan shalat gerhana untuk memuja kuasa Allah yang tiada tara.


Senin, 07 Maret 2016

Anak Himba, Tempat Outbond Di Hutan Sebenarnya


Beberapa hari yang lalu aku ikutan acara kantor yang salah satu kegiatannya adalah kegiatan di luar ruangan berupa outbond.

Anak Himba
Penyelenggara outbond kali ini adalah Anak Himba. Sebuah penyelenggara outbond yang kini dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Lokasinya di daerah Tangkiling sekitar 30 menit perjalanan dari pusat Kota Palangka Raya.

Kalo acara outbond di Anak Himba, disarankan untuk pakai lotion anti nyamuk sebab banyak nyamuk hutan dan memang sih lokasinya di hutan tapi jangan khawatir, aman kok baik dari binatang buas ataupun dari bayang-bayang mantan.
Seperti kita sama-sama tau yang namanya outbond biasanya berupa permainan-permainan berupa penumbuhan kerjasama, kepemimpinan, dan lain sebagainya hingga kepercayaan diri.

Di Anak Himba ada 2 spot untuk permainan. Satu spot untuk permainan lapangan dan spot lainnya untuk permainan di ketinggian.

Pada permainan lapangan, permainan dibuat untuk kompetisi antar tim yang mana dalam tim tersebut haruslah memiliki kerjasama, dedikasi, dan ada unsur kepemimpinan. Sedangkan pada permainan ketinggian, dibutuhkan kepercayaan diri dan kemampuan menguasai rasa takut.


Beberapa permainan yang dilaksanakan adalah:

Berkenalan
Berkenalan menggunakan bola yang diedarkan sambil menyebut nama kita sendiri

Berkenalan
Mencari Bola
Permainan ini dilakukan secara berkompetisi antar tim. Setiap tim diharuskan mencari bola yang telah memiliki angka sesuai dengan perintah yang telah diberikan. Tim akan "diikat" dengan sebuah tali. Anggota tim harus tetap berada di dalam ikatan tersebut

"Disana disana!"

"Pelan-pelan nanti jatuh!"

Tiup Gelas "Aqua"
Permainan ini juga sifatnya kompetisi antar tim. Setiap anggota harus meniup gelas "aqua" dari start hingga finish

"Tiup yang kuat, awas gelasnya bisa basah"

Tiup dan Tempel Balon
Juga bersifat kompetisi. Setiap anggota tim harus meniup balon dan meletakkannya di antara perut sendiri dan punggung teman di depannya. Setelah itu jalan hingga garis finish

"Pelan-pelan saja nanti meletus"
"Ayo ayo..."


Menara Sepatu
Setiap tim harus membuat menara sepatu setinggi-tingginya. Menara siapa yang paling tinggi itulah pemenangnya

"Wah sepatunya siapa nih yang bau?"

Susun Korek
Anggota tim harus menyusun korek api setingginya dan tidak boleh ada yang jatuh

"Wah lumayan nih korek di rumah abis"

Angkat  Air
Anggota tim harus mengangkat bambu berisi air dan memindahkannya ke bambu yang lain hanya dengan bantuan tali
"Pak jangan nungging!"

Jembatan Manusia
Tim harus memindahkan anggotanya dari satu titik ke titik yang lain dengan bantuan 3 buah tongkat

"Cemungudh eaa..."

Kabel Listrik
Ceritanya tali yang terbentang teraliri listik. Tiap anggota tim harus berpindah melewati tali tersebut tanpa boleh menyentuh tali dan tetap berpegangan tangan

"Permisi ya pak saya injak punggung bapak"

Papan Jurang
Setiap anggota tim harus melewati 2 buah jurang dengan hanya berbekal 3 buah papan

"Tolong papannya ditahan pak biar ga jatuh"

Ranjau Darat
Setiap tim akan berkoordinasi untuk menghindari titik-titik berisi ranjau

"Awas wal disitu ada ranjau"
Permainan Ketinggian
Setiap orang akan ditantang untuk mengalahkan ketakutan dirinya sendiri terhadap ketinggian dan halang-rintang yang ada. Permainan ini diakhiri dengan Flying Fox.

"Kami siap!"

"Panjat mang"

"Cewek juga ga mau kalah"

"Aman ga mas?", "Aman!"

"Meluncuuuur...!!!"

Para instruktur outbondnya masih cukup muda-muda dan kalo dilihat dari logat bicaranya hampir bisa dipastikan mereka penduduk setempat alias oloh itah atau orang Dayak

Untuk tempatnya sih cukup besar jika peserta masih dibawah 80 orang. Jadi bagi teman-teman yang mau coba bisa datang langsung. Untuk biayanya dan waktunya bisa langsung hubungi ke Anak Himba di lokasi sekalian survey tempat.

Jumat, 26 Februari 2016

Kantong Plastik Harus Bayar


Beberapa waktu yang lalu aku ada kesempatan untuk main-main di Jakarta. Sebenarnya ga main sih tapi masih ada hubungannya sama kerjaan kantor tapi yang namanya di kota orang rugi dong kalo ga jalan.

Kantong Plastik yang mudah terurari. Gambar dari sini
Tapi kali ini bukan soal jalan-jalannya karena memang ternyata ga jalan-jalan yang ada ya jalan kesana kemari urusan kerjaan..

Seperti biasa kalo balik ke hotel suka males keluar lagi dan berhubung badan yang tiba-tiba ngedrop juga akhirnya sebelum masuk hotel mampir dulu ke Indomaret buat nyari cemilan dan susu bergambar beruang. Cemilan yang diincer sih Chitato Rasa Indomie Goreng tapi ternyata ga ada. Akhirnya ambil rasa lainnya aja + susu bergambar beruang itu.

Ini nih yang dipengenin tapi ternyata ga ada. Gambar dari sini

"Mau pake kantong plastik apa ga soalnya kantong plastiknya bayar Rp. 200", Gitu kasirnya nawarin saat transaksi pembayaran. Baru inget juga karena beberapa hari sebelumnya ada pemberlakuan kebijakan untuk mengurangi sampah plastik ini. Heran juga nih pemerintah katanya mau ngurangin sampah plastik eh malah dijual tu kantong plastik. Ah mungkin aku gagal paham. Balik lagi ke transaksi tadi, karena kebetulan bawa tas kresek lain yang masih muat akhirnya ya sudah lah ga usah pake kantong plastik itung-itung ikut menyukseskan program pemerintah.

Sumber dari sini
Besoknya, mau balik ke Palangka Raya dan mampir di toko buku yang ada di Terminal 2F Bandara Soetta. Lihat-lihat dan akhirnya jatuh hati pada sebuah buku. Alhasil bayar di kasir dan ditawari lagi untuk pembelian kantong plastik tapi kali ini agak mahal. Rp. 500!

Ini sih sekedar saran aja, kalo mau mengurangi sampah plastik untuk kantong-kantong plastik gitu mendingan harganya dibikin mahal sekalian. Rp. 5.000 atau Rp. 10.000 biar kalo pergi-pergi skalian aja bawa ransel atau kalo ibu-ibu bisa bawa bakul biar penggunaan kantong plastik bisa berkurang sehingga kita bisa lebih ramah lagi dengan alam. Bagi yang ga mau repot bawa tas atau bakul ya harus rela bayar kantong plastiknya itu.

Dan yang perlu dilakukan sekarang selain mengurangi penggunaan plastik adalah menyimpan beberapa kantong plastik untuk dikoleksi. Bisa jadi nantinya kantong plastik akan menjadi barang langka dan koleksinya bisa menceritakan tentang keadaan sekarang ke anak cucu kita. So, mari kita bawa kantong plastik kemana-mana agar tidak menambah beban pengeluaran dan lebih ramah dengan alam. Tarik Lam! (Alam maksudnya), "Ada Mbah Dukun sedang ngobatin pasiennya, hahahaha!!!"

Selasa, 16 Februari 2016

Nostalgia Smartphone



Smartphone pertamaku itu BB Javelin 8900. Belinya online, harganya lupa, belinya tahun 2009. Untuk speknya jika dibandingkan dengan smartphone sekarang sih udah jauh ketinggalan banget. Untuk jaringan seluler masih mentok di EDGE, kamera 3 MP, Processor masih 512 MHz namun saat itu sih sudah oke banget. Dari sini lah perkenalan ku dengan seorang wanita aplikasi populer bernama Blackberry Messenger (BBM). Hape ini rusak total, ga tau kenapa bolak-balik restart ga karuan. Beberapa kali dicoba masuk servisan bukannya sembuh malah makin parah. Akhirnya di pensiunkan saja dan setelah itu ga pake smartphone lagi selama hampir setahun.

Yang kanan BB Javelin 8900. Gambar dari sini

Ramainya BB kembali mengusik keinginan untuk punya hape bikinan Kanada ini. Akhirnya setelah nabung-nabung bisa terkumpul dana untuk beli BB Gemini 8520. Speknya sih ga sangar-sangar amat cuma sekedar biar bisa BBM-an sama update socmed.

Gambar dari sini

Lama-lamanya nih hape sering hang. Maklum lah pemakaian ekstrem. Berbagai aplikasi socmed di install. Mulai dari FB, Twitter, Foursquare, dan banyak lagi. Alhasil sudah ga nyaman lagi makenya dan solusinya jual untuk ganti baru.

Dari sinilah perkenalan pertamaku dengan smartphone ber-OS android. Waktu itu jatuh hati sama Samsung Galaxy Y Duos GT-S6102 dan belum bisa diinstall BBM kayak sekarang ini tapi ga masalah toh masih bisa install WhatsApp untuk media messengernya

Gambar dari sini
Perkembangan software hape menjadikan memori si duos ga sanggup. Pun begitu juga dengan perkembangan ukuran smartphone. Karena tergoda dengan yang berlayar besar, akupun ganti dengan Axioo Picopad 6 dengan layar 6 inch. (Baca juga: Axioo Picopad 6 Tidak Bisa Download di Play Store?). Nah di smartphone ini lah moment dimana BBM bisa di install di android.

Gambar dari sini
Ternyata ukuran besar menjadikan kurang nyaman untuk dibawa-bawa. Dengan senang berat hati aku bermigrasi ke Sony Xperia M yang single SIM. Selain ukuran yang agak kecil, modelnya yang ciamik juga menjadi pertimbangan milih smartphone ini. Baru beberapa hari pake eh mati total akhirnya klaim garansi dan diganti dengan perangkat yang baru. Cukup lama juga sih make Si Sony ini hingga akhirnya tertarik dengan smartphone murah dengan jeroan sangar bermerk Xiaomi Redmi 1s.

Gambar dari sini


Xiaomi Redmi 1S. Gambar dari sini
Hampir setahun pake Si Redmi 1s eh ada keluaran baru dengan spek lebih sangar lagi. Kebetulan ada rejeki yang memang sudah diduga akhirnya berganti dengan merk yang sama tapi tipe yang berbeda yaitu Xiaomi Mi4i. Sampai saat ini nih hape masih dipakai tanpa ada keluhan sama sekali.

 
Xiaomi Mi4i. Gambar dari sini
 Segitu dulu deh nostalgianya. Kamu-kamu smartphone pertamanya apa?

Sabtu, 13 Februari 2016

Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah


Beberapa hari ini otak dikondisikan untuk menampung inputan materi pelatihan. Ya, Pelatihan Keahlian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah namanya.

Saking harus nampung masukan, sampe ga bisa mikir kalimat lagi untuk nulis blog. Dalam otak sih udah mau ngeluarin materi blog mulai dari mau ngomentarin soal LGBT yang semakin rame diperbincangkan hingga ngomentarin harga pentol Enggal yang sekarang harganya jadi 2 ribu/bijinya tapi setelah berhadapan di depan layar laptop eh langsung blank!!

Balik lagi ke cerita pelatihan. Pelatihan ini diadakan oleh Icon Training Center di Hotel Fovere Palangka Raya selama 4 hari yang sudah termasuk ujian di hari terakhirnya yang dilaksanakan di Puskom-nya UPR dengan pinjam lab komputer di sana karena sistem ujian sudah sistem komputerisasi

Narasumber sedang memberikan materi
Materi diberikan narasumber mulai dari siapa saja yang terlibat dalam proses pengadaan, persiapan, pelaksanaan, dan penyerahan hasil pengadaan hingga pengadaan dengan pembelian online.

Peserta dari berbagai macam instansi dan bahkan ada yang dari luar kota. Konon dari beberapa teman yang ikut ada yang memang sudah terbiasa dengan pengadaan tapi ada juga yang benar-benar buta urusan pengadaan bar/jas ini

Suasana diskusi
Soal ujian terdiri dari 90 soal dengan waktu 120 menit. Dengan rincian 25 soal Benar/Salah berbobot 2 poin untuk setiap jawaban tepat, 55 soal Pilihan Berganda berbobot 3 poin untuk setiap jawanan tepat, dan 10 soal kasus yg juga Pilihan Berganda dengan bobot 4 poin setiap jawaban yang tepat. Ambang batas kelulusan adalah jumlah poin >=167 poin

Suasana ujian berbasis komputer
Dari hasil tryout online yang dimiliki oleh Icon Training Center, hasilku sih masih gagal karena nilai belum mencapai ambang batas.

Hasil Tryout Dinyatakan Gagal
Nah dari hasil kegagalan itu bisa dirumuskan beberapa trik sebagai berikut:

  1. Niatkan untuk lulus dalam ujian
  2. Berdo'a semoga Tuhan membimbing kita untuk mencapai niat di atas
  3. Kuasai materi, meskipun ujian boleh buka buku baik itu modul pelatihan, Perpres, buku catatan tapi hal-hal tersebut bisa menguras cukup banyak waktu
  4. Sering berlatih dengan contoh soal sehingga sudh terbiasa dengan karakteristik soalnya
  5. Kerjakan soal kasus terlebih dahulu, selain bobotnya lebih tinggi soal kasus juga akan menguras banyak pemikiran dan waktu.
  6. Kerjakan semua soal sebab jika tidak dijawab atau jawaban salah tidak ada pengurangan poin
  7. Cek kembali jawaban jika sudah selesai menjawab semua soal sebelum waktu ujian berakhir


Aku sendiri sih sudah 2 kali ikut ujian dan gagal (Baca juga: Diklat Pengadaan Barang dan Jasa). Yang ketiga? Tergantung niat sih haha...

Sabtu, 30 Januari 2016

Bayar Parkir


Beberapa minggu yang lalu sedang viral video suatu program acara di tv swasta yang menampilkan debat antara pengguna jalan dan polisi terkait definisi BERHENTI dan PARKIR. Banyak yang memberikan komentar dan ada pula sanggahan terhadap video itu dari instansi terkait.

Diberbagai tempat umum biasanya disediakan tempat parkir. Urusan parkir memang menjadi urusan potensial untuk menghasilkan pendapatan, baik itu resmi ataupun tidak resmi karenanya pemerintah membuat PERDA terkait urusan ini. Bahkan banyak yang berantem karena rebutan lahan parkir.
Weekend ini aku ngajak anak untuk berenang di kolam renang milik Pemda Kotamadya Palangka Raya. Namanya Kolam Renang Isen Mulang Palangka Raya di Jl. Cilik Riwut Palangka Raya. Sebagai tempat umum, pasti dong disediakan tempat parkir. Disini bayar parkirnya bisa dibilang resmi karena kita akan dikasih karcis parkir dengan tarif parkir sebesar Rp.3rb yang tertulis tebal untuk kendaraan roda 4. Sayangnya karcis parkir terbuang dan belum sempat difoto *semoga ga ada yang mikir no pic=hoax

Setelah dari kolam renang, mampir ke Pasar Kahayan masih di Jalan Cilik Riwut Palangka Raya untuk beli keperluan lauk sehari-hari. Di tempat ini juga disediakan tempat parkir dengan tarif Rp.3rb/unit kendaraan roda 4. Disini tidak dberikan atau mungkin tidak disediakan karcis parkir.
Dari pasar kami merangkak-kan mobil ke arah warung makan. Warung makan yang kami pilih adalah Bakso Spoonbob yang juga menerapkan tarif parkir Rp.3rb/unit kendaraan roda 4. Lagi-lagi tanpa karcis parkir.

Bagi tempat-tempat umum yang dikelola pihak ketiga (yang resmi tentunya) seperti bandara atau mall biasanya diberikan tarif parkir bertingkat yang dihitung berdasarkan lamanya kita parkir. Jadi parkir sebentar atau lama jumlah bayar parkirnya akan berbeda pula.

Bisa dibilang hampir disemua tempat umum diberlakukan pungutan terhadap parkir. Sayangnya biasanya hanya disediakan tempat parkir saja tanpa keamanan yang berarti, buktinya di karcis parkir biasanya tertulis AMANKAN BARANG-BARANG ANDA. KEHILANGAN BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR

Hmm kira-kira dimana ya tempat umum yang masih ngasih tempat parkir gratis?

Jumat, 29 Januari 2016

Parabola Matrix Garuda


Awalnya sih bosan dengan gambar siaran TV yang sangat rada-rada buram kalo pake antena UHF dan VHF jadinya kepikiran untuk pasang parabola aja. Setelah tanya-tanya ternyata jenis parabola yang cocok sama kami adalah Parabola Matrix Garuda.

Alasan pemilihan parabola ini adalah biaya bulanan yang tidak harus kita bayar. Jadi kalo masa berlaku voucher habis maka yang bisa ditonton hanya channel-channel lokal saja. Ga masalah karena jujur nonton TV di rumah hanya sebagai hiburan yang tak terlalu penting bagi kami. Paling lama 5 jam dalam sehari tuh TV bisa ngomel-ngomel selebihnya masuk dunia hitam alias layarnya bakalan hitam karena dimatikan.

Gambar dari sini
Memang sih bayaran pertama agak mahal, 1 juta lebih untuk sebuah perangkat+pemasangannya tapi itu perangkat jadi hak milik kita bukan sekedar dipinjamkan terus dapat bonus all channel selama 3 bulan pertama dan gratis update firmware selamanya secara OTA (On The Air)

Tiga bulan pertama sih enjoy aja setelah itu pas mau nonton TV luar negeri yang super keren kayak NatGeo, Fox Movies,  HBO, dan lain sebagainya kita harus beli voucher dengan beragam harga dan paketan. Sayangnya di Palangka Raya sangat sulit untuk mencari voucher Matrix ini, berbanding terbalik dengan mudahnya membeli perangkat parabola dan receiver-nya.

Mungkin bagi kamu-kamu yang punya info dimana beli voucher-nya atau kalo aku mau jadi distributor voucher Matrix boleh diinfokan via email ramdh4ni@gmail.com ya... Makasiiihh....

Rabu, 27 Januari 2016

Makan di Pizza Hut


Jadi ceritanya hari ini 27 Januari 2016 kami-kami libur kerja sebab adanya Pilkada Gubernur Kalteng yang sempat diundur. Nah berhubung ga ngantor pengennya sedikit jalan-jalan bersama sekeluarga.

Tujuan utama sih MTS *sekolahan ya? Itu singkatan Mega Town Square. Satu-satunya mall di Palangkaraya. Kenapa ke mall? Ya karena tempat main anak ada, tempat main istri juga ada. Sampe diparkiran mall sekitaran pkl 10.30 wib eh tuh mall belum buka. Dengar-dengar kabar karena pilkada maka mall akan dibuka mulai pkl 12.00. Masih lama akhirnya putar haluan.

Bingung mau kemana akhirnya sepakat untuk nyobain restoran yang makanan versi aslinya konon sudah ada sejak 8500 tahun SM. Pizza Hut namanya. Kalo di kota kamu-kamu mungkin restoran ini udah ada sejak lama tapi di Palangkaraya baru saja dibuka beberapa minggu yang lalu.

Masuk parkiran sudah ditodong tukang parkir. Bayar parkir untuk mobil sebesar Rp.3rb/mobil. Sampe di tempat, disamperin petugasnya untuk masuk waiting list. What?! Kapan makannya? Untungnya nunggu ga terlalu lama, sekitar 5 menit kemudian udah dapat meja di VIP no smoking room bernomor meja 22.

Sambil nunggu mejanya available tadi, kami udah lihat-lihat buku menu biar ga berantem di meja menentukan makanan mana yang akan diorder. Habis order, ternyata harus nunggu lagi sekitar 15 menit trus datanglah makanan pembuka, utama, dan minumannya. Oh ya kami order yang namanya paket sensasi dengan harga Rp. 94rb/paket untuk 2 orang dapatnya 1 makanan pembuka, 2 makanan utama, dan 2 minuman.

Makanan pembuka, makanan utama, dan minuman

Makanan utama yang satunya lagi
Order kami adalah makanan pembuka berupa bread beef mayo, makanan utama berupa pizza pan beef mayo dengan pinggiran nudget dan cheese butter rice (kata orang-orang kalo ga pake nasi bukan makan namanya), sedangkan minumannya blue ocean dan choco jelly. Blue ocean awalnya 2 warna. Dasarnya warna kuning dan atasnya warna biru. Setelah diaduk warnanya bercampur dan menjelma menjadi hijau.

Mengeksiskan anak dan istri
Namanya restoran bernuansa luar negeri jadi makannya pake pisau makan dan garpu. Dasar orang yang ga biasa makan pake yang begituan daripada kelihatan norak mending hajar pake sendok Nabi Adam aja alias pake tangan kosong. Masa bodo' sama orang sekitar.

Hajar pake tangan bro!! Numpang eksis
Tiba saat bayaran ya sesuai di buku menu sebesar Rp.94rb untuk 2 orang yang ternyata sudah termasuk pajak.



Sabtu, 23 Januari 2016

Belanja di Hypermart Kapuas Dapat Diskon


Diskon.. Diskon..!! Wuiih ibu-ibu senang nih sama yang namanya diskon. Yap gitu deh. Hypermart Kapuas memberikan diskon yang lumayan besar dalam rangka grand opening-nya. Diskon hanya pada 21 hingga 26 Januari 2016.

Hypermart Kapuas ini adanya di Citimall. Mall pertama di Kuala Kapuas yang baru dibuka akhir tahun 2015 kemaren.

Back to discount... Diskon-diskon yang diberikan berupa pengurangan harga sampai 50%. Wuiihh... Contohnya minyak goreng merk Sania yang harga normalnya 25-27rb didiskon hingga harga dibawah 21rb dan untuk item-item tertentu ada tambahan diskon 10-20% jika menggunakan HiCard kartu member dari Hypermart.

Didiskon, jangan-jangan harganya dinaikin dulu. Eiits ga juga kok. Hasil pantauan harga di Hypermart Kapuas sebelum diskon ga jauh berbeda dengan harga Hypermart di Palangka Raya.

Ngeliat diskon yang banyak akhirnya ngegandeng istri harus tambah erat. Kalo ga gitu waaah bakalan belanja-belanja ga karuan. Untungnya istri pertamaku ga suka kalap kalo belanja. *Hah istri pertama? Ada istri kedua dan selanjutnya dong? -Iyee.. Istri pertama dan terakhir. Cieee so sweeeeeeeeett!!! *apa kamu senyum2?!*

Hayuk buruan bagi yang pengen barang-barang diskonan boleh di pantau di Hypermart Citimall Kuala Kapuas di Jalan Pemuda km 1,5 Kuala Kapuas, Kalteng. Mumpung diskon, mumpung parkiran gratis, mumpung mall masih baru.

Selasa, 12 Januari 2016

Musim Durian Mulai Melanda


Durian, bagi sebagian orang tidak suka karena baunya yang menyengat tapi bagian sebagian lagi buah ini merupakan buah yang mungkin terenak dari semua buah  yang ada.

Akhir-akhir ini durian mulai mewabah di Palangka Raya. Di tepi-tepi jalan mulai banyak penjual-penjual yang menggelar dagangan duriannya baik yang menggunakan mobil pick-up ataupun di tenda-tenda sementara.

Gambar diambil dari sini
Beberapa hari yang lalu kami sekeluarga kecil berniat untuk membeli durian ini di daerah Jalan Diponegoro Palangka Raya. Biar bisa di komplain kalo seandainya duriannya belum matang maka kami memutuskan untuk makan di tempat. Harganya masih tergolong mahal. Ada yang 25k, 35k, dan ada yang 70k per buahnya tentunya dengan mata uang Rupiah.

Kami memilih durian seharga 35k dan sengaja minta pilihkan dengan yang jual. Ini sih trik kami saja biar bisa komplain kalo duriannya masih belum matang. Alhasil 2 buah durian digasak habis berdua eh bertiga sama si anak kecil yang juga doyan durian ini dengan 1 bagian durian yang rusak dan kami protes untuk bisa mendapat potongan harga *yes! trik berhasil :p* dapat potongan 10k sehingga cukup membayar 60k saja. Rasa duriannya gimana? hmmm standar. Enak tapi entah memang jenis duriannya atau kurang matang sehingga rasanya masih belum menggelegar

Hmm... yummy

Senin, 11 Januari 2016

Car Free Day Kuala Kapuas


Rasa-rasanya sudah lama tidak pernah main ke Stadion di Kuala Kapuas yang tiap pagi minggu di gelar acara car free day. Semenjak istri dan anak pindah ke Palangka Raya, jadi kalopun minggu ada di Kuala Kapuas lebih memilih stay dirumah untuk berenang di kasur.

Kalo dibandingkan dengan dulu terakhir aku kesini rasanya agak beda banget. Dulu area stadion ini ditutup untuk segala jenis kendaraan bermesin tapi sekarang car free nampaknya sudah tidak terlalu berlaku lagi. Tidak ada penutupan akses jalan untuk kendaraan bermotor. Sekarang lebih ke arah area untuk berolahraga saja dengan prinsip harus saling berhati-hati antara pengolahraga jogging dan pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor.

Ada sih area yang benar-benar ditutup bagi kendaraan tapi itu hanya sebagian karena jalan yang ditutup digunakan untuk acara senam pagi yang bisa diikuti gratis oleh pengunjung.

Ada juga area kuliner dimana area tersebut berjejer para penjual makanan diantaranya adalah soto kuin dan bubur ayam Bandung yang bisa menjadi pengisi perut di kala perut sudah mulai keroncongan.

Tidak lupa ada beberapa mainan penghibur anak-anak seperti odong-odong, "mancing mania", dan penjaja mainan yang menggunakan sepeda.

Aq yang hari itu ke stadion ini sebenarnya bukan untuk olahraga tapi untuk beli sarapan. Naik motor sampe parkiran area kuliner dan mengorder soto kuin 4 bungkus dibawa pulang untuk sarapan di rumah dengan harga yang lumayan murah hanya 9 rb/porsi.

Parkiran dan penjual sarapan

Hiburan anak
Area yang benar-benar tertutup untuk kendaraan bermotor